Misteri ..
| |
Mukjizat Nabi Musa
Masih ingatkah teman-teman dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara teman-teman yang menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan yang saya uraikan dibawah ini. Seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya. Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama. Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama. Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuah roda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.
Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, Pada bagian peta yang
dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah
lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah.
Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba.
Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800
meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab.
Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis
merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke
arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk
Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat
Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar
lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita
membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut
hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada
kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang
cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah
ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km,
dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang
ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).
Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per
satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan
yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika
kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan,
setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30
meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan
mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!!
sungguh luar biasa, Allah Maha Besar.
Bagi
Anda yang gemar kisah misteri, pasti mengenal Segitiga Bermuda. Wilayah
laut di selatan Amerika Serikat dengan titik sudut Miami (di Florida),
Puerto Rico (Jamaica), dan Bermuda ini, telah berabad-abad menyimpan
kisah yang tak terpecahkan. Misteri demi misteri bahkan telah dicatat
oleh pengelana samudera macam Christopher Columbus.
Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para
awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu
saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah
ufuk yang kemudian menghilang begitu saja.
Begitulah Segitiga Bermuda. Di wilayah ini, indera keenam memang
seperti dihantui ’suasana’ yang tak biasa. Namun begitu rombongan
Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi
‘pertunjukkan’. Lain dengan pelintas-pelintas yang lain.
Di lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat
yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar
1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS
yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5
Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan
melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi.
Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat
memberi sinyal SOS.
Hilangnya C-119
Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying
Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS
bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud
Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang
Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23.
Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini
diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11.
Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak
pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan.
“Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat
tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,”
begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Besar kemungkinan
pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar
ke lain arah,” tambahnya.
“Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama
dan hilang begitu saja tanpa jejak,” demikian komentar seorang
veteran penerbang Perang Dunia II.
Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di
sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi
terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali
magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan
fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam
(black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang
analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya.
Hingga saat ini,telah banyak tenggapan-tanggapan atau teori-teori
mengenai peristiwa-peristiwan aneh dan ghaib yang terjadi di kawasan
tsb,diantaranya:
- Sebuah Argumen dari suatu Perusahaan Asuransi Kapal Laut
- Teori Lorong Waktu
- Blue Hole
- Gas Metana
- Misteri Lidah Lautan
- Misteri Makhluk Sargasso
- Angin Puting Beliung
- Beberapa Penjelasan Lain
- 1840 : HMS Rosalie
- 1872 : The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda
- 1909 : The Spray
- 1917 : SS Timandra
- 1918 : USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran
- 1926 : SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk
- 1938 : HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang
- 1945 : Penerbangan 19 menghilang
- 1952 : Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang
- 1962 : US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap
- 1970 : Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town.
- 1972 : Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru
- 1976 : SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda.
- 1978 : Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus
- 1980 : SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai
- 1995 : Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien
- 1997 : Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman
- 1999 : Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.
Misteri Nessie – Monster dari Danau Lochness
Dalam dunia kriptozologi, monster dari Lochness menduduki tempat
teratasDalam dunia kriptozologi, monster dari Lochness menduduki tempat
teratas disamping Bigfoot. Legenda Nessie, biasa ia dipanggil, dapat
dilacak hingga 1.500 tahun yang lalu. Beberapa orang yang mengaku
melihat makhluk misterius ini mendeskripsikan Nessie sebagai makhluk
yang berleher panjang dengan punuk di punggungnya seperti
dinosaurus. Diperkirakan panjangnya sekitar 15 hingga 40 kaki dengan
berat sekitar 2.500 pon. Hingga kini, setelah 1.500 tahun,
penampakan makhluk misterius ini masih terus terjadi. Inilah kisah
Nessie dari masa ke masa.
Sejarah Loch Ness
Orang sering menyebut danau Lochness, namun sebutan tersebut tidak
tepat. “Loch” sendiri berarti danau, jadi Lochness berarti danau Ness.
Lochness terletak di Skotlandia bagian utara. Danau ini termasuk salah
satu danau terbesar di Skotlandia, hanya kalah besar dibanding Loch
Lomond. Panjangnya 24 mil dan lebarnya 1 mil dengan kedalaman hingga
1.000 kaki.
Selama jaman es sekitar 12.000 tahun yang lalu, Skotlandia pada
awalnya diselimuti oleh glasier raksasa. Ketika glasier itu mulai
mencair, aliran air yang bergerak dengan perlahan juga mengikis wilayah
bebatuan hingga memenuhi wilayah itu. Ketika air surut, daratanpun
muncul, maka terbentuklah danau-danau. Hal ini menyebabkan
dimungkinkannya makhluk lautan terjebak dalam danau tersebut. Selama
periode ribuan tahun, air asin di danau berubah menjadi air tawar hingga
menyebabkan hewan yang tidak dapat menyesuaikan diri menjadi punah.
Namun kelihatannya beberapa hewan mampu bertahan hidup.
Dasar danau ini dilapisi oleh tanah berwarna hitam dan
partikel-partikelnya mengambang di seluruh air danau. Hal ini
menyebabkan air Lochness berwarna hitam gelap. Faktor ini menjadi salah
satu penyebab sulitnya menyelidiki makhluk-makhluk yang tinggal di dalam
danau itu. Beberapa ahli geografi mengatakan bahwa Lochness adalah
danau terdalam di Eropa. Apabila dikosongkan maka 15 milyar manusia muat
masuk kedalamnya.
Monster Lochness
Nessie
sering dibandingkan dengan plesiosaurus yang dianggap telah punah 60
juta tahun yang lalu. Plesiosaurus sendiri adalah hewan yang berdarah
dingin hingga membutuhkan kehangatan dari lingkungan sekitar. Secara
ilmiah, plesiosaurus tidak akan dapat bertahan hidup di lingkungan air
dingin seperti Lochness. Lagipula ia membutuhkan udara untuk bernafas.
Apabila Nessie adalah plesiosaurus, maka tentu saja penampakan akan
lebih sering terjadi. Namun ada kemungkinan bahwa Nessie adalah
keturunan dari plesiosaurus yang telah belajar beradaptasi di lingkungan
barunya.
Penampakan-penampakan Monster Lochness
Istilah Nessie pertama kali diciptakan oleh seorang jurnalis surat
kabar pada tahun 1933, dan sejak saat itu Nessie mendunia. Namun sejarah
Nessie, jauh lebih tua dari itu.
Bermula pada tahun 565 Masehi, Seorang misionaris kristen bernama St.
Columba bertemu dengan sekelompok orang yang sedang menguburkan satu
jenazah yang dikatakan telah diserang oleh monster danau. Ia lalu
mengutus seseorang untuk menyelidikinya. Ketika perahu utusan St.
Columba berada di danau, Monster itu muncul dan bersiap untuk menyerang.
Utusan St. Columba sangat ketakutan hingga tidak bisa bergerak. St
Columba yang menyaksikan kejadian itu dari tepi danau segera membuat
tanda salib dan berteriak : “Engkau tidak boleh maju lagi – pergilah”.
Monster itu segera pergi.
Itulah laporan pertama yang terdokumentasi mengenai penampakan
Nessie. Tidak heran, menyusul peristiwa perjumpaan St. Columba dengan
Nessie, masyarakat menyebut danau itu dengan sebutan Loch na Beiste yang
berarti lake of the beasts – Danau para makhluk.
Ada banyak penampakan monster ini yang dilaporkan dalam kurun waktu
ratusan tahun, inilah beberapa laporan yang paling banyak disinggung dan
diceritakan :
Pada tahun 1725, sekelompok tentara Inggris tiba di Skotlandia untuk
membangun jalan menuju bagian selatan danau dan secara tiba-tiba mereka
mendengar suara-suara aneh di dalam air. Lalu mereka melihat dua monster
sebesar ikan paus berenang menyeberangi danau.
Tahun 1919, Margaret Cameron dan tiga sudaranya berjumpa dengan
seekor monster yang sedang bergerak diantara pepohonan menuju ke danau
di teluk Inchnacardoch. Menurut mereka monster itu memiliki dua kaki
kecil yang bulat dan bergerak seperti ulat.
Seorang lain bernama Alfred Cruikshank juga menyaksikan monster ini
di darat. Pada April 1923, ia sedang menyetir mobilnya ketika ia melihat
seekor monster setinggi 6 kaki (1,8 meter) dengan punuk di punggungnya
berdiri dihadapannya. Menurutnya monster itu memiliki 4 kaki besar
seperti kaki gajah. Menurutnya lagi, hewan itu mengeluarkan suara
lenguhan yang keras.
Pada tahun 1933, para pekerja yang juga sedang membangun jalan di
dekat danau menggunakan dinamit untuk memecahkan batu-batu besar.
ledakan ini menyebabkan batu-batu berjatuhan ke danau. Kejadian ini
kelihatannya menggangu Nessie. Ia muncul ke permukaan air menatap para
pekerja, lalu kembali masuk ke dalam air. Pada tahun 1933 itu, paling
tidak ada 50 penampakan yang dilaporkan.
Pada Maret 1933, John Mackay dan istrinya yang sedang mengendarai
mobil mendengar suara ribut di air. Lalu mereka melihat sebuah bentuk
badan hitam besar dengan dua punuk muncul ke permukaan dan berenang
di danau.
Pada 22 Juli 1933, George FT Spicer dan Istrinya bahkan melihat
Nessie sedang menyebrang jalan ketika mereka sedang mengendarai mobil di
Dores dan Foyers. Menurut mereka Nessie memiliki leher panjang sekitar
6-8 kaki dengan punggung yang tinggi. Panjang totalnya sekitar 25 kaki.
Pada 5 Januari 1934, pukul 1 malam, seorang bernama Arthur Grant
sedang mengendarai motornya ketika ia hampir menabrak seekor makhluk di
utara Abriachan. Makhluk itu panik lalu dengan cepat menceburkan diri ke
dalam danau. Grant menyatakan bahwa makhluk itu memiliki leher panjang
dengan ekor yang juga panjang dan besar. Matanya Oval dan Besar.
Sejak St. Columba, paling tidak ada sekitar 2.000 laporan penampakan makhluk misterius ini yang dilaporkan.
Foto-foto Nessie yang paling terkenal
Dalam kurun waktu sejak terciptanya kamera, ada 50 lebih foto yang
dihasilkan yang dianggap sebagai penampakan Nessie, namun hanya 6 foto
yang bertahan terhadap pengujian. Foto lainnya adalah tipuan ataupun
salah identifikasi.
Hampir mustahil untuk menentukan apakah foto-foto Nessie yang beredar
luas adalah asli atau palsu. Pada masa sekarang, seseorang yang
merekayasa penampakan biasanya merekayasa FOTO. Namun pada masa itu
ketika komputer belum ada, maka mereka yang merekayasa penampakan akan
merekayasa OBJEK yang terfoto. Inilah yang menyulitkan para peneliti
dalam penentuan keaslian sebuah foto.
Dibawah ini adalah kisah-kisah penampakan monster lochness yang
tertangkap kamera dan menghasilkan foto-foto Nessie paling termashyur di
dunia.
Foto Nessie yang paling tua adalah foto yang berasal dari seorang
petani bernama Hugh Gray. Pada 12 November 1933 ia menyaksikan
seekor makhluk aneh yang sedang bergerak di danau. Makhluk itu muncul ke
permukaan air selama beberapa saat. Hugh Gray mengatakan bahwa ia
melihat seekor makhluk dengan kulit berwarna abu-abu dan terlihat licin.
Saat itu, ia memegang sebuah kamera dan segera mengambil lima foto.
Namun hanya satu foto yang berhasil diproses. Namun seorang pengamat
dari British Museum mengatakan bahwa Foto Gray hanyalah sebuah batang
kayu yang hanyut di danau.
Pada April 1934, Dr Robert Kenneth Wilson mengaku telah mendapatkan foto
Nessie. Foto ini akhirnya menjadi foto Nessie paling terkenal di dunia
yang dikenal dengan sebutan “Surgeon photo”. Namun pada tahun 1992, para
ilmuwan menemukan bahwa foto tersebut adalah sebuah karya palsu.
Seorang pemburu bernama Marmaduke Wetherell dan anak angkatnya membuat
sebuah model dengan menggunakan periskop kapal selam dan memotretnya.
Foto itu diserahkan kepada Dr. Robert Wilson, dan Dr. Wilson
menyerahkannya kepada surat kabar Daily Mail pada April 1934.
14 Juli 1951, seorang pegawai komisi kehutanan bernama Lachlan Stuart
berhasil memotret punuk misterius yang muncul ke permukaan. 20 tahun
kemudian para ilmuwan yang mengunjungi lokasi monster tersebut menemukan
bahwa perairan itu dangkal. Hal ini menyimpulkan bahwa monster Stuart
memiliki tubuh yang kurus. Di kemudian hari, Richard Frere seorang
pengarang mengatakan bahwa Stuart mengaku merekayasa objek tersebut
dengan menggunakan terpal dan jerami.
Pada tahun 1955, seorang manajer bank bernama Mr. McNabb mengambil
sebuah foto yang menunjukkan guncangan di air dekat Kastil Urquhart.
Foto itu dianggap sebagai salah satu foto Nessie paling jelas yang
pernah didapat. Hal ini menyebabkan adanya teori yang mengatakan bahwa
Nessie kemungkinan tinggal di bawah Kastil Urquhart. Teori ini juga
muncul dikarenakan banyaknya foto Nessie yang diambil menunjukkan ia
berada di dekat kastil kuno itu.
Pada tahun 1960, Insinyur aeronautika bernama Tim Dinsdale berhasil
memotret sebuah punuk yang bergerak di dalam air. Namun banyak orang
yang meragukannya dan beranggapan bahwa punuk itu sesungguhnya adalah
sebuah perahu. Namun foto Dinsdale mendapat dukungan dari Discovery
communication. Ketika mereka membuat film dokumenter mengenai Nessie,
mereka menggunakan foto Dinsdale dan mereka melihat ada sebuah bayangan
hitam di negatif foto yang tidak terlihat di foto. Ketika mereka
menelitinya, mereka melihat sesuatu yang terlihat seperti badan bagian
depan, sirip dan punuk yang terlihat seperti milik seekor hewan.
Seorang mantan kapten angkatan laut bernama Frank Searle yang tiba di
Lochness untuk mencari monster lochness pada tahun 1972 mengaku berhasil
mengambil sejumlah foto Nessie, kebanyakan segera tampil di media.
Namun, foto-foto yang diambilnya segera dinyatakan sebagai rekayasa.
Contohnya foto dibawah ini dianggap sebagai foto batang kayu yang
mengapung.
Foto dibawah ini disebut diambil tahun 1972. Namun tidak diketahui
identitas pasti pemotretnya. Mungkin foto ini juga diambil oleh Searle.
Ada kemiripan dengan foto diatas, lagipula tahunnya sama.
7 Agustus 1972, sebuah ekspedisi yang dipimpin oleh Dr. Robert Rines
dari Akademi sains terapan berhasil mengambil foto yang menunjukkan
citra seperti sirip seekor makhluk misterius.
Pada tahun 1975, akademi ini bahkan mendapatkan foto Nessie yang lebih
jelas. Citra pada foto ini menampakkan makhluk aneh dengan kepala
berbentuk kuda.
Foto ini adalah foto Nessie yang terbaru. Foto ini diambil pada tahun
2009 oleh sepasang kekasih yang sedang berakhir pekan di Lochness. Ian
Monckton dan tunangannya Tracey Gordon sedang mengendarai mobil di tepi
danau ketika mereka mendengar suara guncangan keras di air. Mereka
menghentikan mobilnya dan segera memotret asal suara guncangan itu
dengan kamera. Dan foto inipun tertangkap kamera. Objek didalam foto
tersebut terlihat seperti bagian belakang dari seekor hewan besar. Namun
para ahli yang melihat foto tersebut menyimpulkan bahwa foto ini bisa
berarti apa saja karena tidak jelasnya objek yang tertangkap.
Pencarian Nessie
Ada banyak usaha, baik Ilmiah ataupun tidak untuk mencari keberadaan
Nessie. Tidak terhitung banyaknya ekspedisi yang telah dilakukan. Banyak
dari antaranya menghasilkan rekaman dan foto yang dapat kita saksikan
sekarang.
Pada tahun 1934, seorang kaya dari Inggris bernama Sir Edward
Mountain menyewa 20 pria untuk mengamati Lochness hingga 10 jam sehari.
Setiap pria dilengkapi dengan kamera dan teropong. Operasi pengamatan
itu berlangsung hingga enam bulan namun hanya menghasilkan beberapa foto
guncangan air yang tidak jelas.
Tahun 1961, ilmuwan Inggris bernama Maurice Burton mengemukakan teori
bahwa Nessie adalah seekor berang-berang berleher panjang.
Berang-berang ini dapat tumbuh hingga sepanjang 6 hingga 8 kaki (sekitar
2 meter). Namun teori Burton tidak pernah dapat dibuktikan.
Pada tahun 1960-an awal, The Loch Ness Investigation Bureau (LNIB)
didirikan dengan tujuan untuk menyelidiki keberadaan Nessie. Mereka
berpatroli dengan kapal selam, menggunakan teknologi sonar dan mengamati
permukaan air. Selain itu mereka menggunakan hydrophones untuk
mendengarkan suara-suara tidak biasa dari dalam air. LNIB akhirnya
terpaksa dibubarkan setelah satu dekade tanpa hasil. Walaupun mereka
berhasil menghasilkan sebuah rekaman film dari seekor ikan tidak dikenal
sedang memakan hewan air lainnya dan rekaman lain yang menunjukkan
sekelompok salmon yang kelihatannya menghindari “Makhluk besar” di dalam
air.
Juga pada tahun 1960-an, seorang insinyur Inggris memimpin ekspedisi
Lochness dimana ia pengamatannya selama enam hari menghasilkan rekaman
film yang menunjukkan makhluk berukuran besar begerak di dalam air
dengan kecepatan 10 mil perjam.
Pada tahun 1970-an, berkembang ide untuk mengeringkan Lochness untuk
menyelesaikan misteri ini untuk selamanya. Namun ide ini segera ditolak
mengingat dibutuhkan sekitar 10 tahun untuk mengeringkan seluruh isi
danau.
Pada tahun 1987, proyek Lochness Inggris memulai operation deepscan.
Beberapa penelitian itu mendapatkan sebuah obyek raksasa namun tidak
dapat mengidentifikasikannya dengan jelas.
Ekspedisi-ekspedisi perburuan Nessie masih berlanjut hingga kini.
Bagi para skeptis, Monster Lochness hanya ada di dalam imajinasi,
salah persepsi, kebohongan dan lelucon. Namun bagi para penduduk di
sekitar danau, monster lochness adalah sebuah legenda yang nyata. Apapun
makhluk Nessie itu, apakah ia ada atau tidak. Apakah ia masih hidup
atau tidak, makhluk itu sesungguhnya telah membantu kehidupan warga
sekitar Lochness. perekonomian bergerak, sekarang ada banyak hotel dan
penginapan disekitar situ, perusahaan penyewaan perahu dan toko-toko
suvenir. Kelihatannya legenda monster dari Lochness tidak akan lenyap
dalam waktu singkat

